Minggu, 27 November 2011

MENSYUKURI HIDUP

Entah kenapa, hari ini rasanya sangat membosankan.  Tidak ada suatu hal yang berarti yang kulakukan. Ingin rasanya melakukan sesuatu yang lain. Sampai-sampai aku update status di facebook.
Bored
Setelah itu, ada seorang seniorku yang mengirimkan tautan link di dinding facebook ku. Karena kebetulan saat itu aku masih online, aku langsung mengklik link tersebut.
Begini isinya.

Seorang pria mendatangi Master, "Guru, saya bosan hidup. Rumah... tangga berantakan. Usaha kacau. Saya ingin mati."

Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit. Dan penyakitmu pasti bisa sembuh."

"Tidak Guru, tidak. Saya tidak ingin hidup," tolak pria itu.

"Baiklah. Ambil racun ini. Minum setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malam kau akan mati dgn tenang."

Pria itu bingung. Setiap Master yg ia datangi selalu memberikannya semangat hidup. Tapi yg ini malah menawarkan racun.

Sampai rumah, ia minum setengah botol racun. Ia memutuskan makan malam dgn keluarga di restoran Jepang yg sudah lama tak pernah ia lakukan. Utk meninggalkan kenangan manis, ia pun bersenda gurau dgn riang. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu."

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar & melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk jalan pagi.

Pulang ke rumah, istrinya masih tidur. Ia pun membuat 2 cangkir kopi. Satu utk dirinya, satu utk istrinya.

Istrinya merasa aneh, "Sayang, apa yg terjadi? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku ya?"

Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Ia menjadi lebih toleran, apresiatif thd pendapat berbeda. Ia mulai menikmatinya.

Pulang jam 5 sore, ternyata istrinya menungguinya. Sang istri menciumnya, "Sayang, sekali lagi mohon maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkanmu." Anak-anak pun berani bermanjaan kembali padanya.

Tiba-tiba, ia merasa hidup begitu indah. Ia mengurungkan niatnya utk bunuh diri. Tetapi bagaimana dgn racun yg sudah ia minum?

Bergegas ia mendatangi sang Master, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Bila kau hidup dgn kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu. Bersyukurlah!! Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan, jalan menuju ketenangan."

Oleh : Regina Kim

Setelah membaca itu, aku jadi terharu. Senyum-senyum sendiri... So sweet.
Jadi begitulah, bersikap seolah-olah hidup sudah tidak lama lagi, sehingga akan melakukan hal yang terbaik...Dan begitulah caranya untuk menjalani hidup. BERSYUKURLAH DENGAN HIDUPMU.
Jangan ada kata Bosan. :)

Ya Allah,,, Terima kasih atas semua yang telah Kau berikan kepada hamba sampai saat ini.
Subhanallah, Walhamdulillah, Walaillahailallahu, WallahuAkbar

http://4.bp.blogspot.com/_LVybJbUxfs8/TMo6fAeT01I/AAAAAAAAAKw/2MnjWyYg6aE/s1600/NK-025524-2.jpg

5 komentar:

  1. perasaan bosan memang hal yang sangat manusiawi, tapi menjadi masalah besar ketika tidak bisa diatas, sy pun biasa mengalami. melakukan sesuatu yang sangat jarang dilakukan, mungkin bisa membantu menghilangkan rasa bosan kita. Misalnya saja bersedekah 100.000 pada seorang pengemis, atau memberikan barang favorit kita kepada sahabat, atau hal-hal lainnya.

    nice post ^_^

    BalasHapus
  2. subhanaAllah,,,say tersenyum membacanya,,,karena jujur saja saya juga sering sekali merasa hidup ini bosan,,,dan sangat membosankan apalagi jika banyak masalah,,,,
    terima kasih atas share nya..BERSYUKUR,,,

    BalasHapus
  3. Tampilan Facebook baru
    http://biography-hery.blogspot.com/2011/12/tag-tampilan-baru-facebook-desember.html

    BalasHapus
  4. makasih semua... moga bisa menjadi motivasi kita untuk terus berusaha sebaik-baiknya,..

    BalasHapus

bagi2 komentnya ya... ^_^