Minggu, 07 Oktober 2012

Terharu dan Bahagia

Nggak terasa yaah.. Sudah Semester Lima...
Dan beberapa bulan lagi kepalanya jadi Dua.
Sudah banyak hal yang dilewati. Hal yang indah, ataupun buruk.
Aku mau membahas satu topik nih.
Menikah.
Bukan... Bukan aku yang nikah.
Tapi temanku.
Jadi begini ceritanya.
Sekitar beberapa minggu yang lalu, saat sedang asyik Facebookan, terlihat di Beranda foto Temanku sedang bersama seorang bayi. Awanya aku kira itu bayi pinjeman  dari keluarganya.
Ternyata itu adalah bayinya. Setelah melihat facebooknya aku baru mengetahui kalau dia ternyata sudah menikah.
Tadi juga.
Saat sedang twitteran, di Timeline salah seorang teman, banyak yang mengucapkan selamat atas pernikahannya. Ternyata dia menikah. Hari ini kalau tidak salah.

Sumber
Jujur sih, ada perasaan kagum dengan mereka. Bukan berarti aku ingin segera menyusul, selain belum ada calon, tapi juga belum siap. Hehehe...
Aku kagum dengan mereka yang memutuskan untuk menikah saat sedang mengeyam pendidikan kuliah.
Karena mereka harus pandai membagi waktu antara kehidupan berumah tangga dan juga dengan kuliah dan segala tugas-tugasnya yang menumpuk.
Aku kagum. Mereka sudah membuat keputusan yang berani.
Berani karena, di saat teman-teman seusia mereka lebih memilih untuk menghabiskan masa muda dengan bersenang-senang, dan masih memikirkan tentang dirinya sendiri. Mereka sudah berani mengambil keputusan hidup berumah tangga. Disaat teman-teman yang lainnnya masih menyandang status Lajang, dia sudah berani untuk menyandang status Menikah.
Semoga Kau dan Suamimu menjadi keluarga yang sakinah, Mawaddah, dan Warahmah ya Sahabat... Dan langgeng sampai kakek nenek.
Dan jika nanti memiliki buah hati, jadilah orang tua yang baik.  Oke?
Terharu rasanya mendengar kau menikah.
Karena awalnya ku kira kau adalah yang manja, yang apa-apa selalu bergantung dengan orang lain.
Ternyata aku salah, Kau telah tumbuh menjadi wanita. Seorang Wanita Dewasa. :')

Untuk ku sendiri, menikah itu hanya masalah waktu saja.
Semuanya akan indah pada waktunya kan?
Tetapi entah kenapa, untuk saat ini ku rasa belum waktunya untuk menuju ke jenjang tersebut.
Masih belum siap aja.
Hehehehe...

Oh ya. Sekarang aku lagi suka sama satu lagu.
Perahu kertasnya Maudy Ayunda.
Untuk Filmnya sih aku belum nonton. Tiba-tiba ngeihat poster filmnya di bioskop udah yang bagian dua aja. Nggak seru kan ya kalau langsung loncat ke bagian dua.
Jadi, nuggu file filmnya aja deh,,, *tapi masih lama*
Lanjut ke Lagu Perahu Kertas.
Aku seneng banget denger musiknya.
Pas dengerin lagu itu, apalagi kalau dengernya pakai Headset, bener-bener menyentuh hati banget.
Dengerin lagu itu, membuat perasaan jadi bahagia.
Apalagi pas bagian Reff...
Ku bahagiaaaa......
Kau Telah Terlahir Di Dunia
Seneeeeng deh... >.<
Perasaan jadi berperahu-perahu berbunga-bunga rasanya :)

Perahu Kertas - Maudy Ayunda

Perahu kertasku kan melaju
Membawa surat cinta bagimu
Kata-kata yang sedikit gila
Tapi ini adanya

Perahu kertas mengingatkanku
Betapa ajaibnya hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri

Hidupkan lagi mimpi-mimpi
(cinta-cinta) cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua ku bisa percaya

Reff:
Ku bahagia kau telah terlahir di dunia
Dan kau ada di antara milyaran manusia
Dan ku bisa dengan radarku menemukanmu

Tiada lagi yang mampu berdiri halangi rasaku
Cintaku padamu…

http://4.bp.blogspot.com/-Shs2hR0h7tg/T7DCUCs7ZiI/AAAAAAAAAfI/mdmQQcFpnYo/s1600/perahukertas_still1.jpg
Sumber

Nanti saat tiba waktunya, pangeranku datang berlayar dengan perahu kertas. Hahaha... Tenggelam dong... :D

4 komentar:

  1. salam kenal, kapan nerbitin buku?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga... kapan ya? Doakan saja ya mudah-mudahan bisa nerbitin buku. Aamiin.. :)

      Hapus
  2. senang dan bahagia melihat teman-teman yang sudah menempuh hidup baru, tapi sedih juga karena itu berarti harus mencuri waktu untuk bisa kembali ngumpul dengan teman-teman.

    thanks for share ^_^

    BalasHapus

bagi2 komentnya ya... ^_^