Tampilkan postingan dengan label Dompu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dompu. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Agustus 2012

Nggak boleh marah kak.... Kan lagi puasa...

Assalamualaikum...
Pada puasa nggak hari ini...? Tenang... Sebentar lagi adzan dzuhur kok #eh
Hehehe
Nggak terasa ya...Puasa sudah memasuki hari ke-16... udah setengah bulan Ramadhan ini kita lalui...
Mudah-mudahan kita semua selalu bersemangat untuk menjalankan ibadah puasa ini dan juga ibadah lainnya.
Semenjak 14 Juli 2012, aku sudah pulang ke rumah ku, di Dompu, NTB.
Tetapi hampir tiga minggu di rumah rasanya malas sekali mau keluar. Paling hanya sekali-sekali...
Waktu banyak kuhabiskan dalam rumah.
Bangun tidur, aku beres-beres rumah, sampai tidak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 11.
Setelah beres-beres rumah baru mandi. Masuk waktu dzuhur, shalat. Setelah itu tiduran atau main laptop... Eh... Udah jam 3 sore... Karena sebagai anak perempuan, dan juga anak pertama, aku membantu Ummi ku memasak makanan dan menyiapkan ta'jil untuk berbuka.
Jika adzan ashar berkumandang, aku shalat dulu, dan lanjut memasak. Masak-masak dan persiapan ini itu selesainya jam 5. Setelah itu mandi. Sudah jam setengah 6. Sedangkan waktu berbuka puasa sekitar pukul 6. Rasanya tanggung untuk keluar. Jadinya, hari-hariku banyak dihabiskan di rumah. Cukup membosankan banget ya...
Pengen sih keluar, tapi kok ya males ya?
Hehehe...
Pagi hari, ingin rasanya jalan-jalan atau naik sepeda. Menghirup udara pagi. Tapi nggak ada temennya...
Malamnya sudah janjian sama teman, eh tapi besoknya SMS nggak di balas. Ternyata ketiduran.... Gagal deh...
Sampai akhirnya...

Minggu, 11 September 2011

Model jilbab ku :^)

Cuma mau share dikit aja. Beneran dikit. Soalnya habis ini aku mau setrika baju-bajuku. Dan mulai packing-packing. Soalnya besok aku akan meninggalkan rumah ku tercinta, mau balik ke perantauan. Malang.
Hiks, sedihnya... Malam ini adalah malam terakhir aku tidur di kaman ku yang nyaman ini.

Selasa, 28 Juni 2011

Rimpu


Rimpu merupakan Salah satu budaya dalam dimensi busana pada masyarakat Bima (Dou Mbojo). budaya ”rimpu” yang telah hidup dan berkembang sejak masyarakat Bima itu ada. Rimpu merupakan cara berbusana yang mengandung nilai-nilai khas yang sejalan dengan kondisi daerah yang bernuansa Islam (Kesultanan atau Kerajaan Islam).

History Of Wadu Ntanda Rahi

Wadu Ntanda Rahi adalah sosok perempuan yang menunggu kekasihnya kembali dari melaut. Kisah cinta mereka adalah nafas tanah ini.
adalah lambang kesetiaan tanpa syarat perempuan pada kodratnya. Juga pada kejujuran dan keagungan kasih.
Ia berdiri di situ dari subuh sampai fajar. dari duhur sampai isya. dari hari ke hari. dari minggu ke minggu. dari bulan ke bulan. sampai tahun menjadi berbilang. Ia tetap berdiri menunggu. kekasihnya tak kunjung datang.

Nelayan di laut sana sering mendengar panggilannya. Berulang2 memecah malam. Rangga...pulanglah, Rangga back.

Tubuhnya menjadi kaku. Menahan dingin angin malam. Di tahun berbilang tujuh. Tubuhnya pun menjelmai batu. masih menunggu sampai hari ini.

Nelayan masih saja mendengar lyric suaranya. Rangga...pulanglah, Rangga.

Ada juga yang meyakini batu itu adalah pijakan kakinya. Disusunya bertambah tinggi dan bertambah tinggi. Agar lebih jauh ia bisa melihat. Ke cakrawala yang tiada berujung. Dan mungkin tubuhnya hilang tak berbekas. Dibawa angin malam debu dan rohnya.

The Song Wadu Ntanda Rahi

Na lingi si adeku mada ke di rasa
ku kawara lalo mpa dana ra dembi
moti ma lembo la'o doro ra wuba
nggira samonto si moti re, ku kawara lalo mpa rawa
Wadu Ntanda Rahi

Wati kawara poda ku isi rawa re
bune-bune kombi ake:
"Wara ku sabua hidi
ngara na wadu ntanda rahi
tapa ndiha ba dou di rasa
ba ne'e ntanda rahi na

teka-teka na doro
ntanda-ntanda ka lao
ade na ma lalai
eda rahi ma lao"

download mp3

Sumber : kawara dompu

Sejarah Lahirnya Sebuah Daerah Dompu

Berbicara soal sejarah lahirnya sebuah daerah, adalah sesuatu yang menarik. Demikian pula sejarah lahirnya hari jadi Dompu, sudah sering dibicarakan oleh berbagai kalangan, baik melalui rapat, seminar, diskusi maupun lewat media masa. Penetapan hari jadi Dompu dimulai sejak pemerintahan bupati Dompu drs. H. Umar yusuf, msc sejak tahun 1989 / 1994 hingga periode pertama pemerintahan bupati Dompu h.abubakar ahmad, sh tahun 2000 – 2005.

1. Periode pemerintahan bupati Dompu drs. H. Umar yusuf. M.sc (1989 – 1994). Pada periode tersebut sudah mulai dibicarakan secara serius tentang perlunya mencari dan menetapkan hari jadi Dompu. Maka berbagai pihak telah menyepakati dan menetapkan tanggal 12 september 1947 sebagai hari jadi Dompu.

Menyusuri jejak-jejak sejarah dompu


Sebagaimana daerah-daerah lain di Indonesia, Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), mempunyai catatan sejarah tersendiri. Seperti halnya Lombok, Sumbawa, dan Bima, Dompu dahulu kala juga merupakan salah satu daerah bekas kerajaan atau kesultanan. Kerajaan Dompu merupakan salah satu kerajaan yang paling tua khususnya di Indonesia Bagian Timur. Arkeolog dari Pusat Balai Penelitian Arkeologi dan Purbakala, Sukandar dan Kusuma Ayu dari berbagai hasil penelitiannya menyimpulkan Dompu atau (Kerajaan Dompo) adalah kerajaan yang paling tua di wilayah timur Indonesia.

Sabtu, 05 Februari 2011

Sawah Kenangan

Dompu...
Kampung halaman ku.. menyimpan banyak keindahan...
Kemarin sore, sehabis hujan, aku jalan2 naik motor bersama adikku. Kami melewati sawah yang ada di sepanjang jalan baru. Pemandangan yang indah. Disertai udara yang sejuk.
Waaaah.. aku baru menyadari ternyata setiap sudut dompu itu menyimpan banyaaaaak keindahan. Tidak hanya pantainya. Tetapi juga sawah-sawahnya.
Padahal sawah ini terletak tidak jauh dari rumah ku.
Akhirnya, setelah menemukan tempat yang pas, aku meminggirkan motorku, dan berhenti.
Setelah itu?
Foto-foto donk! Hahahahaha :D
Ini fotonya

Kabupaten Dompu NTB

Sebelum aku bercerita panjang lebar tentang apa aja yang ada di Dompu, ada baiknya kalau kita berkenalan dulu dengan yang namanya Dompu. Karena ada pepatah yang mengatakan “Tak kenal maka tak sayang”.

Kabupaten Dompu, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Dompu. Kabupaten ini berada di bagian tengah Pulau Sumbawa. Wilayahnya seluas 2.321,55 km² dan jumlah penduduknya sekitar 200.000 jiwa. Kabupaten Dompu berbatasan dengan Kabupaten Sumbawa dan Teluk Saleh di barat, Kabupaten Bima di utara dan timur serta Samudera Hindia di selatan.

Kamis, 03 Februari 2011

Yang Khas Dompu

Akhirnya.. Liburan semester tiba. Saatnya melakukan ritual yang selalu di lakukan (tdk semua) mahasiswa rantauan. Yaitu.. Pulkam alias Pulang Kampung. Setelah berbulan-bulan hidup di kota orang akhirnya bisa juga kembali ke rumah berkumpul bersama keluarga. Senangnya ^^,
Hmmm, tapi belum selesai sampai di disitu. Nanti, setelah pulkam biasanya ada sesuatu yang wajib dibawa, yaitu... OLEH-OLEH.

Teman-teman kuliah ku, temen kos, dan teman satu daerah yang tidak pulang berpesan kepadaku :
“ JANGAN LUPA OLEH-OLEHNYA YA... Yang khas daerah Dompu. “

Hmm.... Aku bingung, sebenarnya yang khas Dompu apa ya???
Kalau palembang punya mpek-mpek, Jogja punya gudeg, dan Garut punya Dodol. (Temenku ada yang bilang, “ Nanti balik bawa Sasando ya.. “ Hey, sasando itu di NTT. Rumah ku itu di NTB.)
Terus yang khas Dompu apa donk?